MAHSISWA BEBAS NARKOBA UNTUK MENDUKUNG GENERASI RAHMATAN LIL A'LAMIN

 Mahasiswa Bebas Narkoba Untuk Mendukung Generasi Rahmatan Lil A'lamin


Ingin menjadi seseorang yang keren? Kita keren tanpa narkoba!

Sistem Penanganan Hukum yg saat ini masih belum bisa memberikan efek jera kepada para pengedar dan pemakai narkoba.

Pengedar narkoba memanfaatkan TKW (Tenaga Kerja Warga) yang ada di Australia dan melakukan pengedaran narkoba dengan meletakkan narkoba di tas jinjing.

Mayoritas pengguna narkoba pertama kali menggunakan narkoba jenis ganja. Mengapa demikian? Karena kebanyakan para remaja saat ini banyak yang sering merokok, oleh sebab itu ganja lebih mudah di gunakan dengan cara dibakar lalu di pelinting dan di hisap seperti perokok biasa.

Narkotika terbagi menjadi 3 jenis, antara lain:

1. Narkotika yang digunakan sebagai ilmu pengetahuan saja tidak bisa digunakan untuk apa apa maupun di dalam medis.

2. Narkotika yang di gunakan sebagai pilihan terakhir untuk pengobatan medis.

3. Narkotika yang digunakan untuk pengobatan ketergantungan ringan yang juga bermanfaat bagi pasien.

Tahap Penggunaan Narkoba:

- di tawari atau di paksa

- situasional (pelampiasan saat depresi)

'jangan mau terlibat dengan teman yang sudah pernah menggunakan narkoba'

Penggunaan Narkoba di sebabkan oleh faktor, yaitu:

1. Faktor lingkungan

2. Faktor genetik

3. Faktor psikologis

4. Faktor ingin tahu

Mengapa banyak remaja yang menggunakan narkoba? Karena mereka tidak mampu untuk menghadapi stress.

Melakukan ketahanan diri dengan 3 cara, yaitu:

1. Assertive : ketahanan diri remaja anti narkoba

2. Self repulation : repulasi diri dalam dari masing masing mengetahui kewajiban dan haknya masing masing

3. Reching out : pergaulan yg perlu di hati hati


link unusa: https://unusa.ac.id

fb unusa:

https://www.facebook.com/unusaofficialfb

ig unusa:

https://www.instagram.com/unusa_offficial

link teman:

https://www.blogger.com/profile/07700957377456388364

Postingan populer dari blog ini

sejarah kampungku "NDERESMO"

Malam Tirakatan

Pancasila sebagai dasar pembangunan Indonesia Emas